JENIS IKAN HIAS
IKAN HIAS AIR LAUT
Jenis ikan hias air laut yang mudah dipelihara
ikan hias air laut memiliki banyak keindahan, baik itu dari warnanya hingga bentuknya. Ada ikan hias air laut yang berwarna-warni, sehingga ikan-ikan tersebut sangat enak dilihat oleh mata. Ada juga ikan hias air laut yang memiliki banyak bentuk berbeda, yang lucu untuk dipandang.
Kebanyakan dari pencinta ikan hias lebih senang untuk memelihara atau memiliki ikan hias air laut yang berukuran kecil, karena lebih mudah untuk merawat jenis ikan hias air laut tersebut.
1. Ikan Hias Air Laut Botana Blue Tang
Jenis ikan hias air laut ini memiliki nama latin Paracanthurus Hepatus, dan di Indonesia lebih dikenal dengan nama ikan hias air laut botana blue tang. Ciri khas dari ikan hias air laut botana blue tang ialah warnanya yang didominasi biru dengan sedikit warna hitam dan abu-abu di tubuh ikan hias air laut ini. Paracanthurus hepatus biasanya ditemukan di daerah Indo-Pasifik dan sering kali terlihat di terumbu karang Afrika Timur, Jepang, Kaledonia Baru, Samoa dan Karang Penghalang Besar. Ikan ini biasa hidup berpasangan atau berkelompok hingga 10-12 ekor. Usianya ketika dewasa adalah 9-12 tahun.
2. Ikan Hias Air Laut Yellow Tang
Ikan hias air laut yellow tang dapat dikatakan sebagai keluarga ikan hias air laut botana blue tang. Bentuknya dan karakternya hampir mirip, hanya warna yang membedakan kedua ikan hias air laut tersebut. Menurut pengakuan banyak orang, ikan hias air laut dengan nama latin Zebrasoma Flavenscens ini mudah dipelihara di akuarium. Pakannya juga mudah dibeli di toko ikan. Ikan jenis ini dapat ditemukan di daerah terumbu karang yang dangkal dengan kedalamannya sekitar 2 sampai 46 meter. Spesies Zebrasoma flavescens tersebar di samudra Pasifik dan juga samudra Hindia bagian barat Hawaii dan juga bagian timur Jepang. Ikan ini dapat hidup sampai umur 30 tahun apabila di laut lepas.
3. Ikan Hias Air Laut Butterfly Fish
Sebagaimana namanya, ikan hias air laut butterfly fish memiliki corak bergaris dan warna yang mempesona layaknya kupu-kupu. Bentuk tubuh ikan hias air laut ini pipih, mulutnya monyong ke depan, sehingga sangat cocok dijadikan ikan hias air air laut di akuarium kamu. Namanya butterflyfish atau ikan kupu kupu. Ia masuk kelompok ikan laut tropis dari keluarga Chaetodontidae dan banyak ditemukan di sekitar terumbu karang di laut Atlantik, Hindia dan Samudra Pasifik. diperkirakan ikan ini dapat hidup hingga 23 tahun.
4. Ikan Hias Air Laut Blue Devil
Ikan hias air laut blue devil memiliki nama ilmiah Paraplesiops Bleekeri. Ikan hias air laut yang satu ini cukup populer di kalangan pencinta ikan hias. Bentuk ikan hias air laut ini sangat unik, agak ramping dan tidak terlalu besar, sehingga sangat cocok untuk diletakkan di dalam aquarium ikan hias air laut yang berukuran sedang. Corak kebiruan dengan bitnik-bintik putih dari jenis ikan hias air laut ini bisa memanjakan mata. Ikan ini umumnya berdomisili di daerah daerah karang berpasir, yang membedakan pada jantan serta betina dari ikan ini yaitu bentuk badannya, umumnya ikan jantan tampak semakin besar serta memanjang, sedang betinanya lebih kecil serta membulat.
5. Ikan Hias Air Laut Angelfish
Jenis ikan angelfish bukan hanya untuk ikan hias air tawar saja. Ada juga nama angelfish untuk ikan hias air laut. Jenis ikan hias air laut ini memiliki wajah yang lebih cerah dari pada tubuhnya. Pada wajah ikan hias air laut ini terdapat corak biru dan ada pula warna kuning. Hal itulah yang menyebabkan ikan hias air laut yang satu ini disebut sebagai Blueface angelfish atau yellowface Angelfish. Ikan dengan nama ilmiah Pterophyllum ini berasal dari daerah tropis Amerika Selatan, termasuk sebagian besar perairan Sungai Amazon. Mengutip Aqueon, di habitat aslinya, mereka ditemukan di perairan yang tenang dan bergerak lambat.
6. Ikan Hias Air Laut Watchman Gobies
Jenis ikan hias air laut watchman gobies sangat cocok untuk dipelihara oleh pemula. Ikan hias air laut dengan nama latin Cryptocentrus ini terkenal sebagai ikan hias air laut yang berdaya tahan tubuh kuat sehingga mudah dipelihara dan tidak gampang mati. Gerakan jenis ikan air hias laut ini juga cukup agresif membuat enak dipandang. Cryptocentrus cinctus Menghuni daerah berpasir di laguna yang dangkal dan teluk pantai yang terlindung.
7. Ikan Hias Air Laut Clownfish
Ikan hias air laut yang satu ini selain disebut sebagai clownfish juga dikenal sebagai ikan hias air laut dengan nama nemo. Kenapa begitu? Karena ikan hias air laut ini menjadi karakter utama di film Finding Nemo. Dinamakan sebagai ikan hias air laur badut karena warnanya yang memang mirip kostum badut. Pola bergaris kuning itam. Seperti pada film-film, ikan hias air laut ini lebih senang tinggal di daerah karang bawah laut. Ikan hias ini berasal dari lautan Pasifik, Laut Merah, lautan India, dan karang besar Australia (great barrier reef). Mengutip Live Science, ikan ini hidup di terumbu karang lepas pantai Australia dan Asia Tenggara hingga ke selatan Jepang. Jika memeliharanya dengan baik, ikan nemo ini akan menemani hidup Anda hingga 6 tahun ke depan.
8. Ikan Hias Air Laut Banggai
Sesuai namanya, ikan hias air laut banggai berasal dari Banggai Indonesia. Ikan hias air laut banggai termasuk ikan hias yang cukup terkenal, dan merupakan ikan hias air laut yang hampir punah di habitatnya. Disebabkan adanya penangkapan ikan yang berlebihan. Saat ini ikan hias air laut banggai dikembangbiakkan di penangkaran ikan secara teratur. Baik ikan hias air laut banggai betina maupun ikan jantan akan saling menjaga telur ikan dengan bergantian. Ikan Capungan Banggai juga memiliki siklus yang unik, yakni mencapai usia dewasa pada tahun pertamanya dan mampu hidup hingga lima tahun dengan kondisi lingkungan yang sehat. Bila di lingkungan alamnya, ikan ini hidup berkelompok hingga mencapai 40 ekor.
9. Ikan Hias Air Laut Kakatua
Ikan Kakatua merupakan kelompok besar spesies ikan laut yang menghuni perairan dangkal tropis dan subtropis di seluruh dunia, terutama di terumbu karang, pantai karang dan padang lamun, dan berperan penting dalam kelimpahan spesies terbesar dijumpai di perairan Indo-Pasifik. Jenis ikan hias air laut berikutnya adalah ikan kakatua. Dinamakan kakatua karena ikan hias air laut ini memiliki mulut yang mirip dengan paruh berbentuk kait. Nafsu makan Ikan hias air laut kakatua juga sangat tinggi sehingga kamu harus menyediakan makanan yang banyak untuk ikan hias air laut jenis ini. Ikan hias air laut kakatua memiliki peran yang cukup signifikan dalam memelihara kelangsungan hidup terumbu karang, karena ikan hias air laut jenis ini memakan rumput laut dan hama perusak terumbu karang. Maka dari itulah, ikan hias air laut kakatua wajib dijaga kelestariannya.
10. Ikan Hias Air Laut Lion Fish
Jenis ikan hias air laut lion fish memiliki nama ilmiah pterios. Bentuk ikan hias air laut ini memang menyeramkan karena di bagian tubuh ikan hias air laut ini menempel ornamen yang mirip duri. Tapi meski demikian ikan hias air laut ini juga bisa dipelihara di akuarium rumah. Yang penting kamu harus selektif dalam menyatukan jenis ikan hias air laut ini dengan ikan hias air laut lainnya. Spesies pterois ini dapat hidup dari lima sampai 15 tahun. Pterois adalah genus ikan laut berbisa, yang umumnya dikenal sebagai lionfish, atau ikan singa. Ikan ini memang ikan asli Indo-Pasifik. Ikan yang juga punya nama zebrafish, firefish, turkeyfish atau butterfly-cod.Banyak jenis dari ikan hias air laut yang bisa didapatkan dan dipelihara di akuarium. Memelihara ikan hias air laut tidaklah semudah memelihara ikan hias air tawar. Dibutuhkan banyak peralatan dan perlengkapan yang mumpuni untuk memilhara ikan jenis tersebut. Untuk itu harus pintar-pintar dalam memilih ikan hias air laut yang mudah untuk dipelihara.
Memelihara ikan hias air laut di akuarium itu gampang-gampang susah. Banyak faktor yang harus diperhatikan agar ikan hias air laut menjadi nyaman hidup di dalam akuarium. Berikut yang harus diperhatikan.
1. Memperhatikan suhu air
Jangan pernah meremahkan suhu air di akuarium, karena ikan hias air laut sangat sensitif terhadap perubahan suhu. Bila diremehkan maka akibatnya ikan hias akan mati. Suhu air yang baik untuk akuarium ikan hias air laut adakah 23-28 derajat celsius.
2. Menjaga kondisi pH
Harus memperhatikan derajat keasaman atau Ph. hal ini dapat dilakukan dengan alat yang bisa didapatkan di toko penjualan ikan.
3. Perhatikan tingkat derajat keasinan
Untuk tetap hidup dengan baik, ikan hias air laut membutuhkan air dengan derajat keasinan yang tepat. Hal ini bisa dihitung dengan menggunakan alat bernama hydrometer atau refraktometer.
4. Bersihkan akuarium secara rutin
Membersihkan akurium air laut tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Bagian ini harus benar-benar membersihkannya hingga jernih. Ada banyak teknik dan cara membersihkan akuarium air laut yang benar.
5. Bersihkan juga kaca akuarium
Bersihkan kaca akuarium bagian dalam dan luar menggunakan lap bersih. Setelah semua bersih, tuang lagi akuarium dengan air laut yang baru.
IKAN HIAS AIR TAWAR
1. Ikan Mas Koki
Ikan hias mas koki hampir sama dengan ikan koi. Ikan hias yang berasal dari China ini sudah hadir sejak lama dan banyak digemari oleh orang-orang sebagai hewan peliharaan. Wajar saja, karena bentuk badan dari ikan koi sangat lucu dan menggemaskan.
Ikan ini sangat cocok untuk dipelihara bagi yang tidak ingin ribet merawatnya karena ikan mas koki adalah ikan hias air tawar yang tidak mudah mati. Ikan ini memiliki karakteristik perut buncit dengan warna cerah.
Ketika ikan ini masih kecil, warna ikan mas koki ini biasanya hanya satu warna, yaitu warna abu-abu. Kemudian, ketika beranjak dewasa, ikan mas koki ini akan berubah menjadi warna warni seperti kuning, putih, merah, hitam dan kombinasi warna lainnya.
Ikan mas koki ini sangat populer dan mudah ditemukan. Harganya pun sangat bersahabat, walaupun ada beberapa jenis ikan mas koki yang cukup mahal.
2. Ikan Discus
Ikan discus atau yang bernama lain the king of aquarium ini banyak diminati oleh para pecinta ikan hias. Sehingga ikan hias jenis ini memiliki harga yang melambung tinggi. Ikan ini memiliki karakter badan yang lebar dengan warna atraktif.
Ikan hias satu ini direkomendasikan karena tidak mudah mati. Hanya perlu menjaga suhu akuarium di sekitar 28 sampai 31 derajat Celsius, supaya tetap hangat dan memiliki kadar oksigen yang stabil. Biasanya, corak anakan dari ikan discus ini akan lebih bagus dari induknya. Saat ingin memeliharanya, disarankan untuk memerhatikan kondisi siripnya apakah masih dalam keadaan bagus atau tidak. Jika siripnya rusak, ikan akan dianggap cacat dan harga jualnya menjadi turun.
3. Ikan Louhan
Ikan louhan adalah ikan hias air tawar yang sempat populer di tahun 2001 sampai 2002. Tren ikan hias memang terus berubah dan membuat para masyarakat yang hobi memelihara ikan louhan semakin berkurang. Walaupun begitu, masih ada orang yang memelihara ikan hias ini.
Ikan louhan memiliki ciri khas yang tidak dimiliki oleh ikan lainnya, yaitu adanya jendolan di bagian kepala ikan. Ikan hias air tawar satu ini adalah jenis ikan yang tidak bisa dicampurkan dengan ikan lainnya karena bisa bertengkar.
4. Ikan Manfish
Ikan manfish adalah ikan hias yang memiliki penampilan fisik lebih khas dibandingkan ikan hias pada umumnya. Ikan ini memiliki tubuh yang mirip dengan anak panah, anggun, lembut dan cantik. Sehingga ikan ini dijuluki sebagai queen of aquarium. Ikan manfish termasuk dalam keluarga ikan Cichlid. Ikan ini biasanya memakan makanan seperti larva nyamuk, cacing tubifeks atau chironomus. Merawat ikan hias satu ini cukup mudah. Tapi, perhatikan selalu sirip ikan manfish supaya tidak patah.
5. Ikan Platy
Ikan platy adalah ikan hias air tawar yang berasal dari Amerika Selatan. Ikan hias satu ini memiliki banyak varietas-varietas seperti sunset, simpson, platy cagak, red coral, black tail, hawaii dan yang lainnya. Sementara yang banyak dijual di pasaran adalah ikan platy cagak. Ikan hias satu ini bertubuh mungil dan memiliki sifat cinta damai. Sehingga banyak orang yang memilih ikan platy untuk dipelihara di akuarium. Ikan ini mudah untuk dipelihara karena cukup mudah beradaptasi dan kebal dari serangan penyakit.
6. Ikan Sapu-Sapu
Ikan sapu-sapu atau yang disebut ikan plecostomus adalah ikan hias air tawar yang tidak mudah mati dan juga unik. Ikan hias ini memiliki pelat lapis baja yang berat di tubuhnya dan mulut yang berbentuk penghisap yang berguna untuk memakan alga di sekitar akuarium. Karena itu, ikan ini disebut sebagai ikan sapu-sapu karena dianggap bisa membersihkan akuarium. Uniknya, ikan ini bisa hidup selama 20 tahun bahkan lebih jika dirawat dengan benar. Namun, perkembangbiakan ikan ini bisa dikatakan sulit.
7. Ikan Oscar
Ikan Oscar sudah cukup terkenal di kalangan penghobi ikan hias. Ikan hias yang berasal dari Amerika Serikat ini memiliki tubuh pipih ke samping dan sirip punggung yang lebar sampai hampir memenuhi bagian punggung ikan. Ikan hias oscar dibagi menjadi dua jenis berdasarkan siripnya. Ada ikan oscar sirip panjang dan sirip pendek. Ikan ini memiliki corak batik pada tubuhnya. Menurut warnanya, ikan ini terdapat dua jenis, yaitu ikan oscar coklat dan ikan oscar putih atau albino. Namun, ikan ini cukup terkenal agresif dan galak. Jadi, jika sedang memberi pakan, sebaiknya hati-hati dan jangan terlalu dekat.
8. Ikan Koi
Ikan koi termasuk jenis ikan yang paling banyak dipilih untuk dipelihara. Ikan koi adalah jenis ikan hias air tawar yang sangat populer di kalangan pecinta ikan hias. Ikan ini cukup mudah dipelihara dan mudah mati. Namun, biasanya ikan koi dipelihara di dalam kolam. Karena ikan ini bisa tumbuh mencapai ukuran yang besar dengan ciri khas warna-warnanya yang cantik. Ikan hias ini mulai berkembang di Jepang sejak 1920-an dan masih eksis hingga saat ini.
9. Ikan Cupang
Ikan cupang adalah salah satu ikan hias air tawar yang cocok dipelihara di akuarium karena ukurannya yang kecil. Walaupun begitu, ikan cupang bisa tumbuh hingga sepanjang 12,5 cm. Di Indonesia sendiri, banyak sekali peminat ikan cupang hingga muncul perlombaan ikan cupang.
Penilaian perlombaan ikan cupang dilihat dari kesehatan, kelincahan dan tubuhnya yang sangat indah. Semakin panjang sirip yang mengembang maka penilaian akan semakin tinggi. Ikan hias ini juga cukup unik karena dapat menghirup udara yang tidak berada di daam air dengan menggunakan labirinnya.
10. Ikan Guppy
Ikan guppy berasal dari Amerika Serikat, Amerika Selatan dan Amerika Tengah dengan nama lain ikan seribu. Ikan hias ini disebut ikan seribu karena populasinya yang sangat banyak. Bahkan hampir di seluruh dunia memiliki ikan jenis ini. Ikan Guppy merupakan ikan dengan tubuh kecil yang memiliki variasi warna. Bentuk tubuh ikan ini sangat langsing, sirip punggungnya tipis dan sirip ekor melebar yang akan terlihat seperti bendera berkibar saat ikan bergerak.
Ikan hias air tawar ini cukup direkomendasikan bagi yang ingin memelihara ikan hias yang mudah dipelihara. Karena ikan hias ini tidak membutuhkan alat-alat khusus untuk merawatnya. Hanya perlu memastikan kebersihan akuarium dan memberinya makan secara teratur.
bagus
BalasHapus